Sari Yuliati : Kebudayaan dan Keberagaman, Sumber Persatuan Indonesia

Sari Yuliati : Kebudayaan dan Keberagaman, Sumber Persatuan Indonesia

Sariyuliati.com – Keanekaragaman dan kemajemukan yang terdapat di Indonesia meliputi banyak hal, sehingga untuk mengatasi berbagai perbedaan tersebut, selain semboyan Bhinneka Tunggal Ika, Bangsa Indonesia utamanya anak-anak muda, juga memiliki satu komitmen bersama yang kemudian tertulis di dalam ikrar Sumpah Pemuda.

Nilai-nilai ini harus selalu dipegang oleh anak muda, ia mengajak generasi muda Indonesia saat ini untuk tidak henti-hentinya berbicara tentang kebhinekaan dan persatuan.

“Spirit bertanah air, berbangsa dan berbahasa satu yaitu Indonesia, harus terus digelorakan khususnya oleh Pemuda Nusantara,” ujarnya.

Hal itu disampaikan oleh Anggota DPR RI, Fraksi Golkar Sari Yuliati saat menjadi pembicara dalam Training of Trainer 4 Pilar Fraksi Golkar MPR RI kerjasama dengan Soksi Bali, di Denpasar, Selasa (14/12).

Sari melanjutkan kebudayaan dan keberagaman memiliki peran dan fungsi yang sentral bagi Indonesia karena menjadi landasan utama persatuan bangsa. Keberagaman justru modal kuat bangsa Indonesia untuk mencapai keadilan social.

“Unity in diversity bahwa persatuan itu terwujud karena kita berbeda dengan Kesaktian Pancasila bisa mengatur kita untuk hidup secara berdampingan dengan damai. Melalui Pancasila kita dituntun untuk tidak merasa lebih superior karena mayoritas atau inferior bagi minoritas karena semua saling melengkapi,” jelas anggota DPR RI Dapil NTB 2 ini.

Ia pun mencontohkan di Nusa Tenggara Barat menjadi salah satu daerah yang menyimpan nilai kearifan berkat keberagaman. Masyarakat NTB hidup dalam persatuan kesatuan meski berbeda dan nyaris tak pernah ada riuh karena perbedaan.

Nilai-nilai kearifan karena persatuan ini menjadi daya tarik tersendiri yang dimiliki Indonesia di mata dunia.

“Hal ini menaikkan citra bangsa kita di mata dunia sekaligus nilai-nilai fundamental yang berfungsi merekatkan persatuan,” tambah Sari.