Sari Yuliati : Elektabilitas Menko Airlangga Hartarto, Melonjak Seiring Membaiknya Ekonomi

Sari Yuliati : Elektabilitas Menko Airlangga Hartarto, Melonjak Seiring Membaiknya Ekonomi

Pimpinan Pusat Kolektif (PKK) Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong (Kosgoro) 1957 menggelar forum diskusi Menatap Masa Depan Indonesia: Refleksi 2021 dan Proyeksi 2022”, di kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Selasa (11/1/2022).

Forum ini dihadiri oleh Ketua Dewan Pakar Golkar Agung Laksono, Ketua Dewan Penasihat Golkar yang juga Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, serta Ketua Umum Golkar yang juga Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Anggota DPR RI Sari Yuliati yang juga bendahara umum Kosgoro menjelaskan kegiatan ini digelar sebagai bentuk refleksi tahun yang telah dilalui, agar menjadi pelajaran penting di tahun akan datang.

“Kegiatan ini sebagai respon terhadap membaiknya ekonomi nasional. Sebagai bentuk dukungan kita pada kebijakan pemerintah khususnya bidang ekonomi. Terbukti kepercayaan publik terhadap Presiden Joko Widodo terus meningkat karena pemerintah dianggap berhasil dalam menangani pandemi Covid-19 dan memulihkan ekonomi nasional,” jelas Sari.

Sari menyebut hal itu berdasarkan survei yang dirilis Indikator Politik Indonesia, akhir pekan lalu, tingkat kepercayaan publik terhadap Presiden Jokowi bergerak naik. Pada Desember 2021, tingkat kepercayaan publik kepada Presiden Jokowi mencapai 71 persen. Angka tersebut meningkat tajam dibandingkan pada Juni 2021 sebesar 59 persen.

Selain itu tingkat elektabilitas Menko Perekonomian Airlangga Hartarto ikut melonjak seiring dengan membaiknya ekonomi nasional.

“Kerja-kerja yang telah dilakukan Menko Perekonomian Airlangga turut menopang tingkat kepuasan rakyat Indonesia terhadap pemerintah. Hal ini patut disyukuri dan hendaknya menjadi penyemangat bagi kami untuk tidak berhenti berbuat bagi bangsa dan negara,” tutur Sari.

Di acara tersebut Menko Airlangga yang juga Ketum Golkar menyampaikan beberapa hal saat membuka acara. Ia mengungkapkan penanganan Covid-19 saat ini sudah lebih baik pascaledakan kasus varian Delta sekitar Juli 2021. Diketahui, kasus Covid-19 di Tanah Air saat ini didominasi varian Omicron. “

Artinya kita bisa menangani dengan baik,” ujar Airlangga .

Airlangga mengungkapkan Indonesia menjadi salah satu dari tiga negara yang berada di level 1 risiko penularan Covid-19 versi Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (Centers for Disease Control and Prevention/ CDC) selain India dan Jepang.

“Kasus aktif yang pernah di 540 ribu pada Juli 2021 sekarang 6.100 kasus. Kasus harian kita di bawah 500,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian ini.