Indonesia Dipercaya Pegang Presidensi G20, Sari Yuliati Sebut Bukti Pengakuan Dunia

Indonesia Dipercaya Pegang Presidensi G20, Sari Yuliati Sebut Bukti Pengakuan Dunia

Sariyuliati.com – KTT G20 di Roma Italia telah berakhir. Kini Indonesia akan menjadi Presidensi G20 yang diselenggarakan pada tahun 2022 mendatang di Bali.

Demi melancarkan presidensi Indonesia, Presiden Joko Widodo pun telah menetapkan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto untuk memimpin Sherpa Track G20. Nantinya, Airlangga akan membahas isu-isu ekonomi non-keuangan.

Adapun isu-isu tersebut antara lain seluruh isu yang menyangkut energi, pembangunan, pariwisata, ekonomi digital, pendidikan, tenaga kerja, pertanian, perdagangan, investasi, industri, kesehatan, antikorupsi, lingkungan, dan perubahan iklim.

Anggota Komisi III DPR RI, Sari Yuliati mengapresiasi penunjukan Menko Airlangga untuk memimpin tim tersebut. Menurutnya, Airlangga sosok yang pantas sebab teruji sebagai pemimpin dan terbukti mampu menjadi sosok yang mempersatukan sehingga menuai keberhasilan.

“Saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Menko Airlangga Hartarto yang mendampingi Presiden Jokowi di KTT G20, Roma Italia. Di bawah kepemimpinan Indonesia tahun depan, saya yakin Airlangga selaku Ketua Sherpa Track akan membawa misi Indonesia agar disetujui negara anggota,” jelas Sari.

Sari menjelaskan, Forum G20 merupakan The Only Global Premier Economic Forum yang menjadi representasi perekonomian dunia, karena negara-negara yang tergabung di dalamnya menguasai 85% dari PDB dunia.

“Forum ini sangat penting bagi negara-negara di dunia, maka satu kebanggan kita dapat menjadi presidensi berikutnya. banyak hal positif kita dapatkan, selain membangkitkan Kembali pariwisata nasional, khususnya Bali juga momentum bagi Indonesia menampilkan keberhasilan reformasi struktural di tengah pandemi,” jelas Sari.

Presidensi G20 adalah posisi di mana sebuah negara menjadi tuan rumah penyelenggaraan pertemuan G20. Untuk tahun 2022, Indonesia terpilih dan tengah mempersiapkan penyelenggaraan forum yang akan berlangsung sejak 1 Desember 2021 nanti.

Sebelumnya Menko Airlangga menjelaskan Presidensi Indonesia dalam KTT G20 akan mengangkat tema besar Recover Together, Recover Stronger. Tema ini menunjukkan harapan dan kesiapan Indonesia untuk turut serta dalam kemitraan global.

“Nah tentu ini diharapkan Indonesia sebagai Presidensi G20 mempunyai daya tawar yang tinggi,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat konferensi pers, di sela-sela KTT G20, Roma, Italia.