Sari Yuliati Ingatkan MK Antisipasi Penanganan Perkara Pemilu 2024

Sari Yuliati Ingatkan MK Antisipasi Penanganan Perkara Pemilu 2024

Sariyuliati.com Anggota Komisi III DPR RI Sari Yuliati mengimbau Mahkamah Konstitusi (MK) mempersiapkan penuh sejak awal dalam persiapan penanganan perkara perselisihan hasil Pemilihan Umum (Pemilu) yang digelar serentak pada tahun 2024 mendatang. Sari berharap, saat-saat ini MK sudah mulai menyiapkan persiapan penanganan perkara perselisihan Pemilu serentak tahun 2024 mendatang. Sari mengingatkan, jangan sampai keterbatasan anggaran menjadikan penanganan perkara di MK tidak berjalan secara maksimal.

Demikian dipaparkan Sari saat menyampaikan pendapat dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi III DPR RI dengan Sekjen MK dengan agenda pembahasan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian/Lembaga Tahun 2023 dan pembahasan usulan program yang akan didanai oleh Dana Alokasi Khusus berdasarkan kriteria teknis dari komisi yang digelar di Ruang Rapat Komisi III, Gedung Nusantara II DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (1/9/2022).

“Concern saya, tahun 2023 merupakan tahun yang krusial bagi MK karena MK harus mempersiapkan penanganan perkara perselisihan hasil Pemilu Serentak tahun 2024. Jadi, kami berharap MK mulai menyiapkan segala sesuatunya dengan baik. Jangan sampai dengan keterbatasan anggaran menjadi penanganan perkara di MK tidak berjalan secara maksimal, ” ujar Sari.

Disisi lain, Politisi Fraksi Partai Golkar tersebut menyatakan dukungan penuh terhadap renovasi Gedung MK dan pengembangan aplikasi layanan MK berbasis Information Communication and Technology (ICT). Tak hanya itu, Sari menyampaikan apresiasinya terhadap program bimtek ‘Hukum Acara Peradilan Konstitusi dan Workshop Penanganan Perkara Permohonan Perselisihan Hasil Pemilu (PHPU)’ yang diselenggarakan oleh MK.

“Saya sangat mendukung renovasi gedung MK dan pengembangan ICT, sehingga jangan sampai Pemilu-nya sudah selesai tapi pengembangan tata kerja-nya belum selesai. Saya juga mengapresiasi program bimtek ‘Hukum Acara Peradilan Konstitusi dan Workshop Penanganan Perkara PHPU’ yang diselenggarakan oleh MK. Saya berharap, program bimtek program ini juga bisa menjangkau ke seluruh Indonesia kalau bisa melibatkan kami Anggota Komisi III DPR RI, ” pungkas Legislator dapil NTB II itu.

Komisi III DPR RI gelar Rapat Kerja dengan Kapolri 10 Jam soal Sambo

Komisi III DPR RI gelar Rapat Kerja dengan Kapolri 10 Jam soal Sambo

Rapat Komisi III DPR bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sudah selesai. Rapat yang membahas khusus soal kasus penembakan Brigadir Yosua Hutabarat atau Brigadir J yang melibatkan eks Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo ini berjalan selama kurang lebih 10 jam.Rabu (24/8/2022) pukul 20.22 WIB, Ketua Komisi III DPR Bambang Wuryanto atau Bambang Pacul selaku pimpinan menutup rapat itu. Rapat berakhir dengan kesimpulan dan closing statement oleh Jenderal Sigit.

Pada kesempatan yang sama, Anggota Komisi III DPR RI Ir. Hj. Sari Yuliati, M.T menjadi buah bibir jutaan pasang mata yang sedang menyaksikan jalannya rapat kerja tersebut, hal itu semakin terlihat dengan ramainya jagad media sosial yang mendiskusikan kembali kondisi tersebut.

Hal itu tidak lepas dari pengamatan para Netizen dan masyarakat yang memantau secara langsung jalannya rapat kerja tersebut.

“Sari Yuliati, Sahroni, Taufik Basaru, Syarufudin Sudding, Benny Harman, Mulfachri Harahap, ini merupakan wakil rakyat yang jelas memperlihatkan qualitasnya, kita patut bangga dengan mereka” tegas Peter F Gontha dalam akun media sosialnya.

hal tersebut bukannya tanpa alasan, di tengah menghangatnya jalannya rapat sempat terjadi adu argumen antar anggota Komisi yang menurut masyarakat luas belum menyentuh substansi masalah.

pada rapat tersebut Sari Yuliati menyampaikan pandangan dan pendapatnya di hapan Kapolri dengan sangat cermat dan tegas.

“Kami mendukung penuh dan percaya terhadap langkah-langkah Kapolri dalam penanganan dan menyelesaikan kasus kematian Brigadir J sudah tepat dan on the track, sehingga tidak ada lagi alasan bagi kami untuk tidak mendukung Kapolri dalam mengungkap kasus itu” tegasnya.

Sari Juga meminta Kapolri untuk mengungkap motif pembunuhan pada kasus Brigadir J secara terang benderang ke masyarakat sehingga tidak menimbulkan persepsi dan asumsi liar di masyarakat.

“Jangan sampai ada prasangka dari masyarakat kalau Polri melakukan cipta kondisi agar masyarakat menjadi blur pada motif sesungguhnya itu kondisi yang saat ini sedang terjadi di masyarakat, sehingga sekali lagi saya menegaskan agar Kapolri segera mengungkap kasus ini dengan sebenar-benar ke masyarakat” ucap Sari menegaskan kembali.

Berikut beberapa kesimpulan rapat kerja Komisi III DPR RI dengan Kapolri soal kasus Sambo yang memakan waktu hingga 10 jam

  1. Komisi III DPR RI mendukung secara penuh Kapolri dalam penanganan perkara tindak pidana dalam peristiwa Duren Tiga secara profesional, transparan dan akuntabel.
  2. Komisi III DPR RI mendesak Kapolri untuk melakukan perbaikan sistem, reformasi kultural dan struktural di tubuh Polri secara terencana, terukur, objektif, prosedural dan akuntabel.

Kesimpulan itu dirumuskan dan disepakati oleh Komisi III DPR dan Jenderal Sigit. Bambang Pacul mengetuk palu menandakan kesepakatan atas kesimpulan tersebut.

Selanjutnya, Bambang Pacul mempersilakan Jenderal Sigit menyampaikan pernyataan penutup atau closing statement.

Jenderal Sigit menyampaikan terima kasih atas rekomendasi yang diberikan Komisi III DPR. Dia berkomitmen mewujudkan perbaikan di tubuh Polri.

“Yang terhormat Bapak pimpinan Komisi III juga serta seluruh mitra kerja Komisi III. Tentunya kami sangat berterima kasih mendapatkan kesempatan dan kemudian mendapatkan rekomendasi yang tentunya akan kami tindaklanjuti. Ini merupakan bentuk komitmen kami untuk terus mendengarkan kritik, saran, harapan, aspirasi dan persepsi untuk membuat Polri menjadi lebih baik dan tentunya kami sangat berterima kasih atas apresiasi dan dukungan,” kata Jenderal Sigit.

“Kami berharap Polri bisa kembali segera pulih dan tentunya pekerjaan-pekerjaan besar yang harus kami tangani. Dalam kesempatan ini kami sampaikan bahwa kami dalam posisi siap untuk melaksanakan kegiatan dan Polri solid,” sambungnya.

Untuk diketahui, Komisi III DPR menggelar rapat bersama Kapolri dan jajaran hari ini. Rapat berlangsung selama kurang lebih 10 jam sejak pukul 10.00 WIB.

Belum Sah ke Lombok Sebelum Mencicipi 3 Kuliner Khas Ini

Salah satu tujuan berwisata adalah mencoba makanan khas dari daerah yang dikunjungi. Sobat Pesona yang melancong ke Lombok, Nusa Tenggara Barat pasti sudah tidak asing lagi dengan kuliner ayam taliwang, karena hampir di setiap sudut kota terdapat tempat makan yang menyajikan menu ini.

Selain ayam taliwang, Lombok juga memiliki kuliner khas lain yang tak kalah lezat. Berikut ini kuliner yang wajib Sobat Pesona cicipi saat berkunjung ke Lombok!

1 | Ayam Taliwang

Tidak lengkap rasanya jika ke Lombok namun tidak mencicipi ayam taliwangnya. Ayam taliwang terkenal kaya akan rempah dan bumbu pedas yang lezat sehingga banyak wisatawan yang jatuh cinta dengan cita rasanya. Makanan yang menjadi khas Pulau Lombok ini pertama kali muncul ketika terjadi perang antara Kerajaan Selaparang dan Kerajaan Karangasem Bali.

Awalnya ayam taliwang ini adalah ayam pelalah yaitu ayam kampung yang dimasak dengan aneka bumbu rempah. Rempah-rempah yang digunakannya pun berasal dari suku Sasak asli yang terkenal dengan cita rasa pedas sehingga ayam taliwang yang dikenal sampai sekarang pun memiliki rasa yang pedas dan kaya akan bumbu.

Baluran bumbu rempah ayam taliwang terbuat dari cabai merah kering, bawang merah, bawang putih, tomat, terasi goreng, kencur, gula merah, dan garam.

Ayam taliwang biasanya disajikan bersama menu khas Lombok yang lain yaitu plecing kangkung dan beberuk terong. Beberuk terong adalah makanan dari lalapan terong dan kacang panjang dengan sambal tomat yang pedas. Soal harga, Sobat Pesona tidak perlu khawatir karena harga yang ditawarkan relatif terjangkau.

2 | Sate Bulayak

Nah, buat Sobat Pesona yang mengklaim diri sebagai penikmat sate sejati pasti kurang afdol rasanya kalau ke Lombok belum mencicip kuliner khas suku Sasak yang satu ini, yaitu sate bulayak.

Dalam satu porsi sate bulayak terdapat 3 varian sate yang berbeda yaitu daging sapi, usus sapi, dan daging ayam. Makan sate bulayak sudah pasti harus ada bulayaknya. Bulayak dalam bahasa setempat sama seperti lontong, hanya saja dikemas dengan daun aren dan berbentuk kerucut. Untuk membuka bulayak bisa dilakukan dengan cara mengupas sembari memutar daun aren, seperti arti kata bulayak sendiri yakni memutar.

Bulayak memiliki tekstur lembut dan rasa gurih yang berasal dari daun aren. Bumbu yang digunakan untuk sate bulayak berbeda dari sate pada umumnya, bumbu sate bulayak tidak menggunakan kacang tanah.

Perpaduan antara cabai, kemiri, dan bawang putih yang dihaluskan menghasilkan rasa pedas dan tampilan warna kuning pucat kemerahan sepintas seperti bumbu kari. Untuk tingkat kematangan sate dapat disesuaikan dengan selera Sobat Pesona, lho! Sate bulayak dijual seharga Rp15.000,- per porsi sudah termasuk minuman. Sangat terjangkau bukan?

3 | Nasi Balap Puyung

Satu lagi kuliner yang wajib Sobat Pesona cicipi saat berkunjung ke Lombok adalah nasi balap puyung. Kuliner yang namanya merujuk pada daerah asalnya yaitu Kampung Puyung, memiliki tampilan yang hampir sama dengan nasi rames.

Ciri khas nasi balap puyung adalah disajikan di atas piring anyaman rotan yang dialasi dengan kertas nasi yang digunting menyerupai bunga. Selain penyajiannya yang khas, cita rasanya pun membuat Sobat Pesona tidak bisa melupakannya karena tanpa perlu ditambah sambal, rasa dari lauk nasi balap puyung sudah pedas.

Seporsi nasi balap puyung terdiri dari nasi putih ditambah dengan ayam suwir, kacang kedelai goreng, dan tumis buncis atau kacang panjang. Sobat Pesona juga dapat menambahkan lauk kesukaan seperti telur pindang atau ayam goreng. Seporsi nasi balap puyung dihargai mulai dari Rp10.000,- sampai Rp20.000,- tergantung dari lauk yang dipesan.

Sudah membayangkan kelezatan kuliner khas Lombok ini? Yuk, masukkan ke daftar wisata kulinermu! Selain melestarikan kuliner tradisional Indonesia, Sobat Pesona juga bisa ikut berkontribusi dalam kebangkitan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Seperti yang sering disampaikan Mas Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dalam berbagai kesempatan, “industri kuliner merupakan salah satu lokomotif kebangkitan industri kreatif Indonesia.”

Saat berwisata jangan lupa selalu patuhi protokol kesehatan dengan menerapkan 6M ya, mulai dari menggunakan masker dengan benar, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, menghindari kerumunan, membatasi mobilitas, dan menghindari makan bersama agar bisa segera berwisata dalam kondisi yang aman dan nyaman.