Terima Aduan Warga Mandalika, Sari Yuliati Siap Perjuangkan Sesuai Regulasi

Terima Aduan Warga Mandalika, Sari Yuliati Siap Perjuangkan Sesuai Regulasi

Sariyuliati.com – Anggota DPR RI Fraksi Golkar dari Daerah Pemilihan (Dapil) Nusa Tenggara Barat (NTB)-2, Sari Yuliati bertemu dengan perwakilan warga pemilik tanah di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) The Mandalika dan Sirkuit Mandalika di Kecamatan Pujut, Lombok Tengah yang belum diselesaikan atau dibayar oleh PT ITDC / BUMN Pengelola KEK The Mandalika.

Anggota Komisi III DPR RI itu bertemu dengan warga yang didampingi kuasa hukum dan juru bicara Aliansi Pejuang Lahan KEK The Mandalika di ruang rapat Wakil Bupati Lombok Tengah, Gedung B, Lantai 5 Komplek Kantor Bupati Lombok Tengah pada Selasa, (22/2/2022).

Sari menemui warga pemilik lahan didampingi Sekretaris DPD Partai Golkar Lombok Tengah yang juga Wakil Bupati Lombok Tengah, Nursiah.

Di hadapan kuasa hukum dan perwakilan pemilik lahan KEK The Mandalika, Sari menyampaikan kekagumannya terhadap keindahan KEK The Mandalika dan kemegahan Sirkuit Mandalika yang pada 18 -20 Maret 2022 mendatang akan digunakan untuk perhelatan event MotoGP 2022.

“Tadi saat saya melihat Sirkuit Mandalika sangat keren banget, tetapi mengingat di belakang ada persoalan lahan warga yang belum diselesaikan. Dan saya disini bersama pak Wabup (Wakil Bupati Lombok Tengah) menampung keluh kesah warga. Kalau memang bisa, kita perjuangkan bersama, kita perjuangkan yang pasti kalau sesuai dengan aturan kita perjuangkan dan yang bengkok – bengkok kita luruskan,” ungkapnya

Sari meminta kepada kuasa hukum maupun kepada warga untuk menyampaikan bukti – bukti dan kronologis kepemilikan lahan yang belum dibayar oleh PT ITDC.

“Saya butuh format kronologisnya untuk saya perjuangkan dan sampaikan ke teman – teman (Anggota DPR RI) yang bisa membantu kita di pusat. Saya tidak berani berjanji, saya tidak mau janji janji palsu. Yang pasti akan saya perjuangkan sesuai dengan aturan dan regulasi yang berlaku di Negara ini,” ucapnya

Ditempat yang sama, Wakil Bupati Lombok Tengah, Nursiah menyampaikan, apapun usulan dan aspirasi yang disampaikan adalah hak Rakyat. “Tetapi penyampain usulan dan aspirasi ada mekanismenya ada jalurnya dan ada aturan – aturan. Tapi penting dipahami besarnya bagaimana besarnya perjuangan pemerintah pusat termasuk Partai Golkar yang telah berhasil membangun KEK The Mandalika, lebih khusus Sirkuit MotoGP yang manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat. Apa yang disampaikan pemilik lahan bukanlah hal yang tidak berarti, tetapi tetap bermanfaat untuk diselesaikan oleh beliau (Sari) melalui kebijakan kebijakannya di Pusat,” tuturnya

Sementara itu,  Kuasa Hukum Masyarakat dari LBH Madani, Setia Dharma, SH menyampaikan ucapan terimakasih kepada Sari Yuliati yang telah peduli terhadap nasib warga yang mempertahankan haknya yang belum diselesaikan oleh PT ITDC.

“Ternyata ada yang peduli terhadap Warga pemilik lahan. Mereka (warga) ini lahannya belum dibayar dan datanya ada. Cuman yang jadi persoalannya adalah tahun lahir HPL ITDC. HPL ini lahir berdasarkan Surat Keputusan Menteri ATR/BPN, itulah persoalannya dan ITDC mengatakan tidak akan bayar tanah yang sudah ada HPLnya, untuk itu kami menyampaikan ucapan terimakasih kepada bu Sari yang telah peduli terhadap nasib warga yang mempertahankan haknya yang belum dibayar oleh PT ITDC,” ucapnya