KPK Luncurkan PCB, Sari Yuliati Berharap Mampu Perkuat Integritas Parpol

KPK Luncurkan PCB, Sari Yuliati Berharap Mampu Perkuat Integritas Parpol

Sariyuliati.com – Anggota Komisi III DPR RI, Sari Yuliati mendukung program Politik Cerdas Berintegritas (PCB) yang diinisiasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sari menyebut memberi kepada KPK terkait program tersebut sebagai bentuk komitmen bersama partai politik dalam menyelenggarakan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 yang bersih.

“Kami dari Partai Golkar mengapresiasi program ini. Hal ini penting untuk dilakukan demi menegaskan kesepakatan bersama bahwa kader partai akan menjauhi perilaku korupsi dan sepakat menyelenggarakan pemilu yang bersih,” kata Sari melalui keterangan tertulisnya, Kamis (19/5/2022).

Sari yang juga merupakan bendahara umum Kosgoro 1957 mengaku mendapat tugas dari Partai Golkar untuk menghadiri program ini di KPK. Dirinya pun merasa terhormat dan mengaku senang dengan lahirnya program ini.

“Sama seperti partai lain, kami mendapat undangan dari pimpinan KPK. Program ini harus kita dukung bersama demi pencegahan korupsi di masa mendatang serta memperkuat Integritas Parpol,” tambah anggota DPR yang membidangi Hukum, HAM dan Keamanan ini.

Sekadar informasi, KPK menggelar program Politik Cerdas Bertintegritas (PCB) terpadu 2022 pada Mei 2022. PCB 2022 diawali dengan Executive Briefing kepada 20 pimpinan dan pengurus partai politik (parpol). Kegiatan berlangsung di Gedung Juang Merah Putih KPK, Rabu (18/5/2022).

Adapun, 20 parpol yang diundang tersebut adalah parpol peserta pemilu 2019 yang terdaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU). Dalam keterangannya KPK berharap program ini dapat mendorong komitmen integritas antar parpol untuk menciptakan pemilu 2024 yang bersih.

“KPK berharap melalui program ini dapat mendorong komitmen integritas dan meningkatkan kesadaran budaya antikorupsi bagi para pengurus parpol, serta dalam penyelenggaraan pemilihan umum. KPK juga mengajak internal parpol untuk melaksanakan rencana aksi dalam melakukan pembelajaran antikorupsi,” kata Plt Juru Bicara bidang pencegahan KPK, Ipi Maryati Kuding.